LAMPUNG SELATAN ( siarlamsel.com ) – Balai Pelatihan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP-LHK) Bogor, Jawa Barat, bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lampung Selatan (Lamsel), menggelar seminar dan pelatihan management pengelolaan Bank Sampah di Kecamatan Rajabasa, Selasa, (16/7/2024).
Kegiatan yang berlangsung di balai Desa Way Muli Timur, Kecamatan Rajabasa, dimulai sejak pagi pukul 08:00 Wib, diikuti oleh perwakilan dari enam desa.
Diantaranya, Desa Tengkujuh Kecamatan Kalianda, dan Desa Banding, Rajabasa, Sukaraja, Way Muli Induk, serta Way Muli Timur, Kecamatan Rajabasa.
Widyasuara BPLHK Bogor, Jawa Barat Andi mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) para pengelola, atau bakal calon pengelola Bank Sampah di desa.

Beberapa materi disampakan ke para peserta. Diantaranya Andi menyebut, mengenai kebijakan pengeloaan sampah, management bank sampah.
” Masuk ke segment teknisnya nanti, bagaimana praktek teknologi tempat guna untuk pengelolaan sampah. Dan terakhir, upaya bagaimana meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mengelola sampah,” sebutnya kepada siarlamsel.com Selasa siang.
Lebih lanjut Widayasuara BPLHK Bogor tersebut menjelaskan, melalui kegiatan itu, ia berharap pengetahuan dan wawasan, serta kesadaran masyarakat semakin bertambah.
Utamanya kata dia, menyangkut pengelolaan sampah organik dan anorganik di lingkungan sekitar menjadi sesuatu yang bernilai.
” Sampah organik bisa diolah menjadi pupuk kompos. Minyak jelantah sering terbuang begitu saja. Nanti, kita juga akan praktekkan bagaimana mengolah minyak jelantah jadi produk sabun cuci piring, karbol, sabun cuci tangan dan lainnya,” ungkapnya.

Di sisi lain menurutnya, upaya yang dilakukan oleh masyarakat tersebut, tanpa disadari turut andil berperan secara lingkungan mengurangi timbulan sampah.
” Dari sisi sosialnya, kegiatan ini mampu memupuk kebersamaan. Lingkungan juga mampu terkelola dan terpelihara dengan baik,” katanya.
Pihaknya mengaku, akan terus memonitor. Tentang, sejauh mana penerapan ilmu oleh masing masing peserta.
” Kedepannya, kami akan bersinergi bersama DLH Lamsel, melakukan monitoring pasca pelatihan,” ujar Andi.
Hal senada juga diutarakan oleh perwakilan DLH Kabupaten Lamsel Erwan Murod.
Kepala UPT Daerah Zona III Pengelolan Sampah DLH Lamsel itu mengatakan, pihaknya menyambut baik upaya yang tengah dilakukan oleh jajaran BPLHK Bogor.
” Dengan pelatihan ini, masyarakat setidaknya mampu mengelola sampah rumah tangga secara mandiri. Dan kita bersama berharap juga, tujuan melalui management pengelolaan sampah di tingkat di desa ini bisa tercapai,” imbuhnya.
Sementara, Kepala Desa Way Muli Timur Jarsiman mengatakan, bila tidak terkelola secara baik, sampah bakal menimbulkan persoalan yang cukup kompleks ditengah lingkungan.
Melalui kegiatan tersebut, selain bertambahnya pengetahuan dan wawasan tentang penanganan sampah.
” Pengelola atau bakal calon pengelola bank sampah di desa di Kecamatan Rajabasa khususnya, diharapkan mampu menjadi duta di desanya masing masing,” pungkasnya. (Sfy)
Eksplorasi konten lain dari Media Siar Lampung Selatan
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Lainnya
Paluma Gelar Sosialisasi Early Warning System Berbasis Komunitas, Bencana Tsunami Selat Sunda
Paluma Nusantara Gelar Workshof Sistem Komunikasi Peringatan Dini Bencana Tsunami Selat Sunda
PWI Lamsel Solid Sambut Kepengurusan Baru