Media Siar Lampung Selatan

Berita Terkini Seputar Lampung Selatan

Rajabasa Fair : Sarana Pelestarian Adat Budaya Lampung Selatan

LAMPUNG SELATAN ( siarlamsel.com ) – Event Rajabasa Fair di Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan sudah menjadi kalender event setiap tahun digelar.

Keberadaannya memiliki peran yang cukup strategis. Diantaranya, sebagai sarana sosialisasi kepada khalayak ramai.

Tak terkecuali pada tahun 2024 ini. Usai dibuka oleh Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, pada Minggu malam 13 Juli 2024, event tersebut dijadikan ajang promosi wisata khasanah seni dan budaya Lampung oleh masing masaing desa.

Salah satunya, pentas seni lagu daerah dan gitar klasik  Lampung, yang dibawakan oleh talenta muda asal Desa Rajabasa ini, Riswan (23) dan Niken (18), cukup menyedot animo  pengunjung.

Pasalnya, pasangan muda mudi ini nampak tak canggung diatas pentas. Riswan terlihat piawai memainkan gitarnya, mengiringi suara merdu Niken menyanyikan lagu  Lampung Sai Agung.

Mahasiswi semester tiga Fakultas Tarbiah dan Keguruan UIN Lampung ini ( Niken ) menceritakan makna lagu Lampung Sai Agung.

” Menceritakan kekayaan Lampung Selatan. Mulai dari hasil bumi padi, lada dan kopi, serta adat budayanya,” ungkapnya kepada siarlamsel.com, Senin, (14/7/2024).

Niken mengatakan, adat dan budaya Lampung merupakan jati diri dan karekteristik masyarakat adatnya.

Ia mengapresiasi kepada semua pihak yang telah mensukseskan terselenggaranya kegiatan tersebut.

Hal senada juga diungkapkan oleh Riswan (23). Ia menambahkan, adanya Rajabasa Fair menurutnya, menjadi salah satu sarana guna pelestarian adat dan budaya.

Sebagai putra daerah kelahiran asli pesisir rajabasa, dia berharap, semua pihak mulai dari pemerintah derah hingga masyarakat tak bosan bosan mensuport kegiatan tersebut.

” Demi terjaga dan berkembangnya, kekayaan adat dan budaya yang ada di Lampung Selatan,” pintanya.

Dibagian lain, sebagai sarana promosi adat dan budaya Lampung Sai Batin, Stand Desa Rajabasa dihiasi pernak pernik ciri khas Lampung.

Tak ketinggalan, produk unggulan karya masyarakat lokal turut dipamerkan. Mulai dari penganan lokal, ikat kepala (kikat), hingga pusaka pusaka tempo dulu nampak berjejer rapih menghiasi ruang etalase. (Sfy)


Eksplorasi konten lain dari Media Siar Lampung Selatan

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.