LAMPUNG SELATAN ( siarlamsel.com ) – Paluma Nusantara Cabang Lampung Selatan, menggelar sosialisasi Early Warnning System (EWS) bencana tsunami Selat Sunda, Senin, (13/04/2026).
Pada kesempatan itu, Pemateri (Paluma Nusantara_red), lebih memfokuskan sosialisasi mengenai sistem peringatan dini berbasis komunitas.

Yakni, menempatkan masyarakat sebagai subjek yang berdaya, dengan fokus memanfaatkan potensi lokal untuk memenuhi kebutuhan dan memecahkan masalah.
Sebagai informasi lanjutan, rancangan tersebut dikelola dan dimanfaatkan dari, oleh dan untuk masyarakat.

Selain itu, kegiatan yang dipelopori oleh salah satu lembaga non pemerintah dari kawasan asia ini – Asian Disaster Prepareddnes Center (ADPC) juga, di isi dengan materi sosialisasi evakuasi bencana tsunami.
Dalam hal ini, para peserta sosialisasi berasal dari berbagai kalangan, mulai dari tenaga ahli, paraktisi, para kader desa, hingga masyarakat sekitar.

Mereka memperagakan simulasi sistem komunikasi peringatan dini bencana tsunami selat sunda yang dilakukan secara real time, dibimbing langsung tenaga ahli (Tim Managaer Project Paluma Nusantara), diantaranya Nanang Priyana, Sutari dan tim.
Manager Project Paluma Nusantara Nanang Priyana bilang, kegiatan oleh Paluma Nusantara itu diadakan di dua desa binaan yaitu, Desa Canti – Rajabasa Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan.
Lebih lanjut Nanang Priana juga bilang, upaya itu, merupakan bagian dari skema persiapan menyusul menghadapi simulasi sesungguhnya yang akan digelar dalam waktu dekat. (Sfy)
Eksplorasi konten lain dari Media Siar Lampung Selatan
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Lainnya
Ditengah Efisiensi Anggaran : Desa Cinta Mulya Berupaya Optimal Rumuskan Arah Pembangunan
Ketua PWI Lamsel Edwin Apriandi : Kompetensi Merupakan amanah organisasi dan Kebutuhan Profesi Ditengah Tantangan Dunia Jurnalistik yang Terus Berkembang
6 Atlet PWI Lamsel Lolos Seleksi Berhak Ikuti Tranning Center : Pembekalan Kontingen Menuju Porwanas 2027