LAMPUNG SELATAN ( siarlamsel.com ) – Bagi sebagian besar pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal di Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Rajabasa Fair bak cerawat ditengah gelapnya malam.
Keberadaan bazar malam tahunan tersebut, pasalnya mampu membawa berkah tersendiri.
Seperti sepenggal pengalaman yang coba dikisahkan oleh salah seorang pedagang yang membuka stand di Rajabasa Fair ini, Ibu Indun (47) namannya.

Pedagang Ayam Geprek Krispi dan Nasi Bakar asal Desa Way Muli ini mengaku kebanjiran order. Ditaksir, meraup omset hingga jutaan rupiah dalam semalam.
Semenjak buka Sabtu siang, (13/7/2024) pukul 14 : 00 hingga menjelang malam pembukaan Rajabasa Fair oleh Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto sekitar pukul 19 : 00 Wib, Indun mengaku ratusan sudah jumlah pengunjung mendatangi standnya untuk berbelanja.

Menu Makanan yang ditawarkan : Ayam Geprek Krispi, Nasi Bakar, Risol Mayo Sosis Bakar Telur, Kebab dan Burger.
Minuman : Es Teh hingga Es Susu Coklat pun tersedia.
Kesemuanya, dibandorl dengan harga yang cukup bersahabat. Mulai dari harga Rp. 2 ribu – 10 ribu saja.
” Adanya Rajabasa Fair ini, kami sangat antusias,” ungkap Ibu Indun kepada siarlamsel.com disela dirinya tengah melayani pembeli, Sabtu malam.

Sementara, bagi sebagain besar pengunjung warga lokal. Mereka berpendapat, event tersebut merupakan sebuah hiburan bersama keluarga, ditengah penatnya menjalani rutinitas.
Menurut Mas Moko (32) warga Asal Desa Canti kecamatan setempat. Dia mengatakan, keberadaan Rajabasa Fair cukup menghibur.
Disana tersedia berbagai wahana bermain untuk anak anak. Pihak penyelengara pun membandrol tiket bermain anak dengan harga yang cukup ramah dikantong.

” Cukup membawa uang saku Rp. 150 ribu saja. Saya dan Istri juga anak anak sudah bisa, main, makan dan minum,” ujar Bapak dua orang anak itu.
” Kami sebagai warga sini, sangat menyambut baik kegiatan ini. Kita bisa berwisata kuliner. Banyak jajanan baru baru bisa kita cicipi. Kegiatan ini juga sangat membantu para pedagang di sini. Untuk menambah pendapatan,” ungkap Riswan (21) warga Desa Rajabasa menambahkan. (Sfy)
Eksplorasi konten lain dari Media Siar Lampung Selatan
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Lainnya
Paluma Gelar Sosialisasi Early Warning System Berbasis Komunitas, Bencana Tsunami Selat Sunda
Paluma Nusantara Gelar Workshof Sistem Komunikasi Peringatan Dini Bencana Tsunami Selat Sunda
PWI Lamsel Solid Sambut Kepengurusan Baru