LAMPUNG SELATAN ( siarlamsel.com ) – Kepala Desa Banding, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan (Lamsel) Juherudin mengklaime, penurunan angka resiko stunting di desanya menunjukan hasil baik.
Kemajuan penurunan angka resiko stunting di Desa Banding berdasarkan statistik pada tahun 2023 berada di level 22 orang anak beresiko dan anak dewasa berjumlah 28 orang.
Sementara, pada tahun 2024 tercatat per Juni, jumlah tersebut mengalami penurunan dari 22 orang anak beresiko menjadi 5 orang anak beresiko stunting.
Anak dewasa, dari jumlah 28 orang menurun menjadi 6 orang anak dewasa beresiko stunting.
Hal tersebut diungkapkan Juherudin pada waktu kegiatan rembuk stunting, bersama Tim Percepatan Penurunan Resiko Stunting (TPPS) kecamatan dan desa di balai desa setempat, pada Selasa, (2/7/2024).
Hadir dalam kegiatan, mewakili Camat Rajabasa Mirliansyah, SE, Septa Ferdinan (Sekcam), BPD, dan perwakilan masyarakat sekitar.
Lebih lanjut Kades Banding itu berharap kepada peserta yang hadir, melalui kegiatan tersebut (rembuk stunting_red), mampu menambah pengetahuan.
” Sehingga kemajuan percepatan penurunan angka resiko stunting di desa Banding semakin berjalan, efektif, efisien dan produktif,” harapnya.
Dikegiatan yang sama, Sekcam Rajabasa Septa Ferdinan menerangkan, rembuk stunting diwilayah kerjanya per akhir Juni 2024 setidaknya telah digelar di 12 desa dari 16 desa yang ada.
” 4 Desa sisanya yakni, Desa Canti, Betung, Canggung dan Desa Tejang Pulau Sebesi, segera menyusul,” pungkasnya. (Sfy)
Eksplorasi konten lain dari Media Siar Lampung Selatan
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Lainnya
Ditengah Ketidakpastian Global : Pengurangan Angka Pengangguran Menjadi Atensi Serius Program Kerja Bupati Radityo Egi Pratama
Ditengah Efisiensi Anggaran : Desa Cinta Mulya Berupaya Optimal Rumuskan Arah Pembangunan
Ketua PWI Lamsel Edwin Apriandi : Kompetensi Merupakan amanah organisasi dan Kebutuhan Profesi Ditengah Tantangan Dunia Jurnalistik yang Terus Berkembang