LAMPUNG SELATAN ( siarlamsel.com ) – Paluma Nusantara Cabang Lampung Selatan, melalui Program Non Goverment Organization (NGO) Asean Disaster Preparedness Center (ADPC) yang berkantor di Bangkok, Thailand, fasilitasi pemasang perangkat sistem komunikasi nirkabel (Radio Rigg) di Desa Canti dan Desa Rajabasa, Kecamatan Rajabasa, Jum’at, (14/02/2025).
Tim Mitra Tangguh Paluma Nusantara Area Lampung Selatan Sutari, mewakili Manager Project Nanang Priyatna mengatakan, pemasangan Radio Rigg dan Power Supply tersebut, merupakan sebuah upaya guna mengaktifkan sistem informasi dan komunikasi peringatan dini kebencanaan di Kabupaten Lampung Selatan.

Sutari bilang, pemasangan perangkat Radio komunikasi ini diharapkan berfungsi sebagai alat early warning system.
” Pemasangan Radio Rigg di desa desa, agar semua sistem komunikasi yang di sepakati bersama kawan kawan relawan ini, bisa berjalan dapat memberikan informasi dan komunikasi terbaik kepada warga masyarakat,” katanya.
Pemasangan perangkat Radio komunikasi di Desa Canti dan Rajabasa Kecamatan Rajabasa, yang di dampingi oleh Paluma Nusantara ini merupakan rangkaian program mitigasi dan Pengurangan Risiko Bencana.
” Usai terpasang alat komunikasi ini, kami berharap, para relawan yang tergabung dalam Forum Komunikasi relawan pesisir, mampu setiap waktu memberikan laporan atau informasi terkini mengenai peristiwa di desa masing masing maupun sekitarnya. Sebagai bentuk support system mitigasi bencana,” kata Sutari, kepada siarlamsel.com, di sela pemasangan perangkat Radio Rigg di Desa Canti, Jum’at siang.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Canti Jahidin mengapresiasi dan menyambut baik program tersebut. Menurutnya, apa yang tengah diupayakan oleh Paluma maupun tim relawan di Desanya itu sangat berarti dan bermanfaat.
” Sebagai Kepala Desa tentunya sangat mendukung kegiatan ini. Terimakasih Paluma dan ADPC,” ujarnya.
Sebagai informasi, alat mitigasi yang diserahkan oleh Paluma kepada relawan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Desa Canti dan Rajabasa diantaranya, Handy Talkie (HT), Antena Frekuensi, Radio Rigg dan Power Supply.
Selain itu, tim relawan FPRB Desa Canti – Rajabasa juga menerima bantuan berupa dua unit tenda, Kursi roda, sepatu boat dan life jacket, serta pelampung. Disamping para relawan juga telah dibekali pelatihan pelatihan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM). (Sfy)
Eksplorasi konten lain dari Media Siar Lampung Selatan
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Lainnya
Paluma Gelar Sosialisasi Early Warning System Berbasis Komunitas, Bencana Tsunami Selat Sunda
Paluma Nusantara Gelar Workshof Sistem Komunikasi Peringatan Dini Bencana Tsunami Selat Sunda
PWI Lamsel Solid Sambut Kepengurusan Baru