RAJABASA ( siarlamsel.com ) – Program Kerja (Proker) Kuliah Kerja Nyata (KKN) oleh Mahasiswa Universitas Lampung (Unila) di Kabupaten Lampung Selatan patut di acungi jempol.
Betapatidak ?
Melalui skema Proker yang dinilai terukur, program kerja KKN adik adik Mahasiswa diharapkan mampu memberikan dampak positif, bagi sendi kehidupan warga desa di tempat mereka melaksanakan KKN.
Sepeti Tiara (21) salah seorang Mahasiswa Fakultas Hukum dari Unila ini, yang bersedia berbagi cerita kepada siarlamsel.com pada Senin (5/2/2024).
Dia mengungkapkan, dimana, ia dan teman teman mahasiswa lainnya dari jurusan yang berbeda, melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Sukaraja, Kecamatan Rajabasa, melalui pendekatan lintas keilmuan dan sektoral.
Beragam program kerja bermanfaat berhasil ditorehkan. Diantaranya, menggelar Basic Learning Microsof Office bagi anggota Karang Taruna Desa Sukaraja.

Pembuatan Buket Gulma bersama petani dan Kelompok Tani Wanita (KWT) di Desa Sukaraja.

Pembuatan Pupuk Pestisida Nabati Mikroorganisme lokal.

Hingga, kegiatan sosialisasi dan penyuluhan tentang stunting bagi masyarakat dan ibu ibu PKK di Desa Sukaraja.

Sementara, dalam rangka memupuk tali silahturahmi ditengah tengah masyarakat, adik adik mahasiswa tersebut juga, menggelar berbagai kegiatan lainnya.
Senin 5 Februari 2024, mereka menggelar Bakti Sosial (Baksos) bergotong royong membersihkan sampah organik dan anorganik di lingkungan Kantor Kecamatan setempat.



Camat Rajabasa Sabtudin S, Sos, MM mengatakan, pihaknya menyambut hangat dan mengapresiasi program Kerja KKN yang telah dilaksanakan.
Sabtudin mengatakan, letak geografis Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, merupakan pegunungan dan pesisir pantai.
Mayoritas pendapatan ekonomi masyarakat yang mendiami kaki Gunung Rajabasa, di dominasi dari sektor hasil perkebunan dan pertanian, nelayan dan kelautan.
Mengingat hal itu, program kerja KKN adik adik Mahasiswa dari Unila tersebut, dia menilai sangat terukur dan bermanfaat. Sebab, menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, di tempat yang berbeda, Mahasiswa KKN juga pada hari yang sama waktu yang berbeda, menggelar pertandingan Volly Ball bersama masyarakat di Desa Sukaraja.

Kepala Desa Sukaraja M. Yusuf mengungkapkan, pihaknya berterimaksih atas pengabdian Mahasiswa KKN di Desanya.
Keberadaan mahasiswa KKN menurutnya, sangat membantu program program kerja yang ada di Desa smSukaraja.
Dia memaparkan, Desa Sukaraja dihuni oleh berbagai suku. Mulai M. Yusuf meneyebut, Suku Lampung, Jawa dan Sunda.
Disamping itu, Desa Sukaraja juga kata dia, menyimpan potensi sumber daya alam begitu besar. Mulai dari, wisata pantai, wisata air terjun alami dari pegunungan Rajabasa juga perkebunan.

Pihaknya berterimkasih kepada Mahasiswa KKN. Disamping yang telah disebutkan, adik adik mahsiswa KKN melalui pandangannya, keberadaan nya mampu membuka wawasan masyarakat dan efektif mendorong semangat masyarakat untuk lebih produktif, dan lebih peduli kepada sesama.
” Alhamdulilah kemarin adik adik mahasiswa juga bersama ibu ibu pkk,menyempatkan bebrbagi ilmu membuat kerajinan dari limbah plastik hasilnya bagus juga, terimakasih” ungkapnya.
M. Yusuf lebih lanjut berharap, Mahssiswa KKN Unila mampu menjaga keutuhan komunikasi dan silahturahmi secara berkelanjutan.
Sehingga kata dia, apa apa yang telah ditorehkan mampu terjaga dan terpelihara dengan baik.
Petandingan Volly Ball segera dimulai, ” Kami ucapkan selamat bertanding dan jaga sportifitas,” tutup M. Yusuf, kala membuka acara event olah raga volly ball se-Desa Sukaraja, yang di inisiasi oleh mahasiswa KKN Unila. (Sfy)
Eksplorasi konten lain dari Media Siar Lampung Selatan
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Lainnya
Paluma Gelar Sosialisasi Early Warning System Berbasis Komunitas, Bencana Tsunami Selat Sunda
Paluma Nusantara Gelar Workshof Sistem Komunikasi Peringatan Dini Bencana Tsunami Selat Sunda
PWI Lamsel Solid Sambut Kepengurusan Baru