LAMPUNG SELATAN ( siarlamsel.com ) – Ditengah Musim Pancaroba, aksi cegah bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Chikungunya, umumnya gencar dilakukan.
Tak terkecuali, di bagian Dinas Damkar dan Penyelamatan bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Selatan ini.
Dimana, dua Instansi tersebut, berkolaborasi memulai aksi cegah bahaya DBD dan Chikungunya melalui penyuluhan kesehatan, serta melaksanakan gerakn fogging, menyasar lembaga pendidikan Paud, TK dan SD.
Mewakili Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan, M. Sefri Masdian, Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Selatan Rully Fikriansyah mengakatakan, tercatat mulai Selasa 30 – Rabu 31 Januari 2024, personel Damkar bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) dibantu oleh petugas Puskesmas Kalianda-Way Urang menggelar penyuluhan kesehatan.
Kegiatan tersebut bertujuan, dalam upaya pencegahan melalui gerakan fogging dibarengi dengan memberikan edukasi kepada para guru dan siswa Paud, TK dan SD, tentang bahaya DBD dan Chikungunya.
” Maka kami dari Dinas Damkar dan Dinkes beserta petugas Puskesmas melakuan penyuluhan sekaligus fogging,” terangnya kepada siarlamsel.com Rabu (31/1/2024).
Mengapa areal atau lokasi penyuluhan baru sebatas di lingkungan lembaga pendidikan Paud, TK dan SD saja ?
Rully Fikriansyah menjelaskan, mengingat kondisi kesehatan anak anak sangat rentan terjangkit DBD, ditengah musim pancaroba yang melanda di wilayah Lampung Selatan saat ini.
” Untuk kecamatan Kalianda sementara kita usahakan, kita laksanakan dulu untuk TK, Paud dan SD. Baru kemudian yang lainnya. Aksi pencegahan ini akan kita lanjutkan hingga ke kecamatan lainnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, dilaporkan tidak ada Kejadian Luar Biasa (KLB). Sebab menurutnya, upaya yang dilakukan tersebut, merupakan sebuah langkah pencegahan.
” Saya berharap melalui langkah pencegahan ini, mudah mudahan masyarakat kita atau adik adik kita, tidak ada yang terjangkit DBD,” pungkasnya. (Sfy)
Eksplorasi konten lain dari Media Siar Lampung Selatan
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Lainnya
Paluma Gelar Sosialisasi Early Warning System Berbasis Komunitas, Bencana Tsunami Selat Sunda
Paluma Nusantara Gelar Workshof Sistem Komunikasi Peringatan Dini Bencana Tsunami Selat Sunda
PWI Lamsel Solid Sambut Kepengurusan Baru