LAMPUNG SELATAN ( siarlamsel.com ) – Tiga tahun berusaha keras melakukan pencegahan stunting, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) menutupnya dengan hasil cukup gemilang.
Berbagai penghargaan prestius baik dari Pemerintah Provinsi dan Pusat berhasil di raih.
Lantas, hal itu tak menjadikan Pemkab Lamsel berpuas diri. Bahkan sebaliknya, itu menjadi sebuah dapur pacu untuk berbuat lebih baik. Menuju bumi khagom mufakat new zero stunting.
Seperti tercermin baru baru ini, Pemerintah Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, secara terjadwal menyambangi desa desa binaanya bersama stakeholder terkait, gencar menggelar rembuk stunting di tingkat desa.

Pada Kamis, (27/6/2024) Tim rembuk stuning kecamatan terdiri dari unsur Puskesmas, TPH Bun, PLKB, Keswan dan Pendamping Desa berkesempatan menyambangi dua desa yakni, Kota Guring dan Tanjung Gading.
Dengan mengangkat tema ” Melalui Kovergensi Pencegahan Stunting Kita Wujudkan Sumber Daya yang Unggul Menuju Indonesia Maju “
Langkah demikian (rembuk stunting_red) sebagai bentuk refleksi pembangunan. Didalamnya menyusun, membahas hingga mengevaluasi hasil pencapaian.
Mewakili Camat Rajabasa Mirliansyah, Septa Ferdinan (Sekcam) mengatakan, Program stunting merupakan agenda rutin di Kabupaten Lamsel.
” Dimana program stunting ini diprioritaskan, mulai dari kabupaten hingga ke desa,” ungkap Septa Ferdinan membuka sambutannya, pada Kamis siang, di balai Desa Kota Guring – Tanjung Gading.

Hadir dalam kegiatan, di hari yang sama dalam waktu berbeda di dua tempat terpisah itu, Kepala Desa Kota Guring Deni Roziansyah, Kades Tanjung Gading Ali Nurdin beserta aparatur, BPD, para kader dan perwakilan masyarakat dari masing masing desa.
Lebih lanjut ia mengatakan, rembuk stunting pada prinsipnya mengutamakan usulan button up sesuai kebutuhan real mayarakat yang sifatnya prioritas dan urgensi.
Mengingat kemampuan desa yang terbatas. Maka hal tersebut, Septa Ferdinan menekankan kepada para kader dan stakeholder terkait untuk saling bersinergi.
” Dalam rangka penuntasan stunting sampai ke zero. Mari kita tingkatkan edukasi kita. Kinerja kita. Jadikan hal ini sebagai ladang amal ibadah buat kita, melalui pengabdian tulus kepada masyarakat,” pungkasnya. (Sfy)

Eksplorasi konten lain dari Media Siar Lampung Selatan
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Lainnya
Paluma Gelar Sosialisasi Early Warning System Berbasis Komunitas, Bencana Tsunami Selat Sunda
Paluma Nusantara Gelar Workshof Sistem Komunikasi Peringatan Dini Bencana Tsunami Selat Sunda
PWI Lamsel Solid Sambut Kepengurusan Baru