KALIANDA ( siarlamsel.com ) – Menyambut pesta demokrasi (Pemilu 2024_red) di Indonesia yang tinggal menghitung hari.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai dari tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota se-Indonesia, tengah gencar melaksanakan berbagai tahapan hingga persiapan.
Tak terkecuali, atmosfer yang sama juga kental terasa di tubuh KPU Kabupaten Lampung Selatan.
Diketahui sebelumnya, Kamis 25 Januari 2024, KPU Kabupaten Lampung Selatan melalui PPK, menggelar pelantikan serentak Calon Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
Itu, merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KPU RI yang dihelat serentak se-Indonesia mulai pukul 09.00 pagi hingga selesai, dengan ditandai penanaman bibit pohon secara simbolis yang dilakukan oleh anggota KPPS.

Hari ini, KPU Kabupaten Lampung Selatan, kembali menggelar rangkaian persiapan pemilu 2024.
Diantaranya, Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam rangka pemantapan pelaksanaan tahapan pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi perolehan suara, serta penetapan hasil pemilu dan pemantapan penggunaan SIREKAP.
Seperti contoh, kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemilu 2024 anggota KPPS se-Kecamatan Way Panji yang di pusatkan di gedung pertemuan Negeri Baru Resort dan Resto (NBR) Kalianda ini misalnya.
Dalam hal ini, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) bertindak sebagai pemateri Bimtek.
Secara teknis, Bimtek anggota KPPS di bagi menjadi tiga titik di lokasi yang sama, namun dalam gedung yang berbeda.
Ketua PPK Kecamatan Way Panji Malvin Suryadi menerangkan, simulasi awal Bimtek Pemilu 2024 anggota KPPS berbasis desa.
Sesuai arahan terbaru oleh KPU RI melalui KPU Kabupaten, Bimtek KPPS kata dia, berubah menjadi berbasis Kecamatan.
” Sesuai intruksi dari Kabupaten, pelaksanaan bimtek ini kami (PPK). Akan tetapi untuk fasilitator kami dari PPK dan PPS. Akomodasi keseluruhan sudah di cover oleh KPU RI melalui KPU Kabupaten. Kami tinggal melaksanakannya saja,” terangnya kepada siarlamsel.com saat sesi Coffe Break.
Di singgung materi apa saja yang akan di sampaikan selama bimtek berlangsung ?
Dia (Mavin Suryadi ) mengatakan, materi yang disampaikan dalam bimtek tidak baku.
Namun ia menyebut, materi cenderung lebih menekankan pengenalan dan pemantapan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) anggota KPPS mulai dari tugas 1 hingga 7.
Lebih lanjut Ketua PPK Kecamatan Way Panji itu menjelaskan, untuk pengguna aplikasi SIREKAP ia mengaku, simulasi kerap dilaksanakan dan baru sebatas di tingkat PPK DAN PPS.
Progresnya kata dia, penggunaan aplikasi SIREKAP berjalan sangat baik. Meski ia sendiri mengakui, tingkat keberhasilan belum bisa dikatakan 100 persen.
” Hari ini kita baru informasikan kita akan menggunakan aplikasi SIREKAP. Kapan akan kami sampaikan, masalah waktunya itu dinamis. Kita masih menunggu aplikasi dan informasi dari KPU RI,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Marvin Suryadi mengapresiasi upaya para peserta Bimtek (anggota KPPS_red).
Sebab menurutnya, meski jarak perjalanan yang lumayan jauh. Ditambah, ditengah perjalan diguyur hujan untuk sampai ke lokasi (dari Kecamatan Way Panji – Kecamatan Kalianda_red), tapi tidak menyurutkan niat anggota KPPS untuk mengikuti bimtek.
Dia berharap, melalui bimtek tersebut, anggota kpps mampu memahami secara utuh, mulai dari tupoksi, kode etik dan tugas lainnya yang melekat, serta selalu berpegang teguh kepada peraturan dan perundang undangan yang berlaku.
” Melihat partisipasi anggota kpps hari ini. Ini bisa menjadi parameter. Saya yakin, untuk kondusifitas hingga hari H nanti. Tentunya juga dengan pendampingan yang tidak formal di lakukan secara intens,” tutupnya.
Sementara, anggota KPPS Desa Sidorejo Mahmudi (40) saat dimintai tanggapannya oleh siarlamsel.com terkait Bintek tersebut ia merespon dengan tanggapan positif.
” Ini bagus. Artinya, pembekalan buat kami, dalam menjalankan tugas. Mudah mudahan dengan adanya pembekalan ini tugas kami bisa menjadi lebih lancar dan sukses,” ujarnya.
Dibagian lain, tanggapan senada juga dikatakan oleh salah seorang anggota KPPS asal Desa Bali Nuraga Sendy (25).
Sendy mengatakan, sebagai anggota KPPS di Pemilu 2024 ini, ia mengaku merupakan sebuah pengalaman yang baru.
Dia mengatakan, melalui bimtek tersebut, banyak hal yang didapat. Seperti Sendy menyebut mulai dari materi tentang tupoksi kpps. Kemudian, pengetahuan tentang surat suara dan sebagainya.
” Kegiatan ini sangat bermanfaat. Harapannya ya, pembekalan seperti ini harus lebih sering lagi di desa. Supaya kami bisa lebih memahami tupoksi. Sehingga, pemilu 2024 ini bisa berjalan dengan baik dan lancar. Tanpa ada halangan dan tanpa ada kesalahan kesalahan,” ujar Vera (23) anggota KPPS asal Desa Bali Nuraga lainya menimpali. (Sfy)
Eksplorasi konten lain dari Media Siar Lampung Selatan
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Lainnya
Paluma Gelar Sosialisasi Early Warning System Berbasis Komunitas, Bencana Tsunami Selat Sunda
Paluma Nusantara Gelar Workshof Sistem Komunikasi Peringatan Dini Bencana Tsunami Selat Sunda
PWI Lamsel Solid Sambut Kepengurusan Baru