Media Siar Lampung Selatan

Berita Terkini Seputar Lampung Selatan

Perencanaan Tak Matang Jadi Sorotan : Warga Pesisir Rajabasa Harap, Perbaikan Jalan Poros disertai Kualitas, Agar Jalan Tak Rentan Rusak!

LAMPUNG SELATAN ( siarlamsel.com ) – Sejatinya, keberadaan jalan merupakan prasarana transportasi darat yang berfungsi vital. Secara mendasar mendukung aktivitas ekonomi.

Jalan menghubungkan berbagai wilayah. Mempermudah mobilitas. Serta akses terhadap layanan penting masyarakat.

Mengingat hal ini, proses identifikasi jalan tentunya memegang peranan strategis. Preservasi dimulai dengan survey kondisi yang teliti. Dimana hasilnya, digunakan untuk menentukan jenis, kebutuhan, serta penanganan yang sesuai. Supaya jalan awet dan bertahan lama.

Kendati demikian, sebagian fakta di lapangan terkadang buat kita geleng geleng ? Seakan bertolak belakang. Dimana, pengerjaan perawatan dan perbaikan jalan sesekali terkesan abai, tidak memperhatikan prinsip konstruktif yang telah disebutkan.

Akibat buruknya perencanaan, alih alih melakukan perbaikan, malah jalan yang telah atau baru saja terbangun serta diperbaiki, justru tak bertahan lama. Jalan cepat rusak dengan kondisi beragam yakni, mulai dari rusak berat, sedang hinga ringan.

Foto Doc. Ist – Warga Desa Banding Gotong Royong Perbaiki Jalan Poros di Sumur Terus yang berlubang dan digenangi air dengan di cor seadanya dan ditimbun sabes.

Keadaan yang demikian (jalan cepat rusak_red) terkadang diperburuk oleh kendaraan berat over dimensi melintas, tak pelak turut menjadi penyumbang besar kerusakan.

Seperti sepenggal pengalaman yang diutarakan Aditia (27) ini misalnya. Pria yang akrab disapa Bang Adit oleh warga Desa Banding, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Lampung ini mengatakan, ia tak menampik, keberadaan jalan poros di Sumur Terus di desanya, beberapa tahun lalu, tepatnya di tahun 2019 pernah di lakukan perbaikan.

Walau begitu, dia dan warga sekitar sangat kecewa. Pasalnya, kualitas perbaikan dinilai kurang tepat. Jalan yang sempat diperbaiki dengan metode tambal sulam tak bertahan lama, kini kondisi jalan sudah rusak dan belum tersentuh perbaikan.

” Sudah pernah diperbaiki jalan di Sumur Terus ini (perbatasan antara desa Banding dan Rajabasa_red) beberapa tahun lalu. Tapi rusak lagi. Karena perbaikan hanya sebatas tambal sulam,” katanya saat memberikan keterangan kepada siarlamsel.com, Sabtu siang, (11/10/2025).

Foto Doc. Ist.

Lebih lanjut Aditia bilang, bahkan secara perencanaan warga sekitar menganggap hasil pengaspalan metode tambal sulam kurang tepat?Mengingat, titik perbaikan berada dekat aliran air tanah yang muncul kepermukaan secara alami (sumber air_red).

” Masyarakat dan pengguna jalan berharap kualitas perbaikan jalan lebih diperhatikan. Bukan sekedar tambal sulam. Melainkan, mencari juga titik mata airnya. Sehingga, bisa diberikan irigasi. Supaya mengalir ke Drainase. Jalan juga mestinya di cor beton tidak di Hot Mix, bagian upaya perawatan untuk mencegah timbulanya kerusakan berulang,” kata Fikri (32) warga lainnya menimpali.

Hal senada juga dikatakan oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Rajabasa Saiful Ismail. Selain itu dia juga bilang, tak jarang pengendara kala melintas di malam hari, kerap mengalami kecelakaan tunggal di jalan wisata tersebut.

Minimnya penerangan menjadi salah satu musabab, disamping medan jalan rusak berlubang cukup dalam dan digenangi air.

” Kami sebagai warga desa rajabasa sangat berharap, pemerintah bisa segera memperbaiki jalan ini. Sebab, keberadaan jalan wisata ini sangat vital bagi warga kecamatan rajabasa,” pungkasnya.

Foto Doc. Ist. – Usai diperbaiki seadanya, warga pasang tali pembatas sementara sebagai rambu bagi pengendara yang melintas.

Pantauan siarlamsel.com di lokasi, Sabtu siang, 11 Oktober 2025, usai warga tiga desa yakni, Rajabasa, Banding dan Canti bergotong royong, swadaya perbaiki dan timbun jalan poros rusak berlubang dengan batu sabes, jalan sementara dipagari dengan garis polisi sebagai rambu pembatas. (Sfy)


Eksplorasi konten lain dari Media Siar Lampung Selatan

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.