LAMPUNG SELATAN ( siarlamsel.com ) – Tim Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan, melakukan monitoring penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT – DD) tahun 2025, Selasa, (9/9/2025).
Camat Candipuro Sumiyati, SE mengatakan, monitoring bertujuan demi mendorong meningkatnya efektivitas dan efisiensi pelayanan publik di wilayah kerjanya.
Selain itu, upaya demikan sebut dia, sekaligus guna memastikan penyaluran bantuan kemiskinan ekstrim oleh Pemerintahan Desa (Pemdes) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berjalan sesuai peraturan.
” Alhamdulilah realisasi penyaluran BLTD – DD berjalan lancar,” ungkapnya kepada siarlamsel.com Selasa siang, usai monitoring penyaluran blt – dd di Desa Banyumas.
Sumiyati menerangkan, keberadaan program pemerintah pusat tersebut, dalam rangka mendukung suksesnya program Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim (P3KE) di Indonesia.
” Kami berharap, bantuan stimulan dari pemerintah bagi warga tak mampu ini, bisa dikelola secara bijak oleh KPM,” pintanya.

Bak setali tiga uang, harapan senada juga dikakatan oleh Sekdes Trimomukti, Jangin, mewakili Kepala Desa, Matius Sutrisno.
Jangin bilang, ” Ya, kita berharap bantuan pemerintah ini bisa dimanfaatkan dan dikelola secara bijak oleh KPM,” kata Jangin, ketika ditemui siarlamsel.com di balai desa setempat usai merealisasikan program blt – dd.
Pantauan siarlamsel.com kegiatan monitoring pada hari itu berlangsung di dua desa yakni, Desa Banyumas dan Trimomukti.
Masing masing kpm menerima bantuan langsung tunai sebesar Rp. 900 ribu. Dengan estimasi 300 ribu /bulan. Mulai Juli, Agustus dan September tahun 2025.
Kegiatan dihadiri oleh Tim Monitoring Kecamatan, Kepala Desa dan KPM, serta unsur terkait. (Sfy)
Eksplorasi konten lain dari Media Siar Lampung Selatan
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Lainnya
Paluma Gelar Sosialisasi Early Warning System Berbasis Komunitas, Bencana Tsunami Selat Sunda
Paluma Nusantara Gelar Workshof Sistem Komunikasi Peringatan Dini Bencana Tsunami Selat Sunda
PWI Lamsel Solid Sambut Kepengurusan Baru