RAJABASA ( siarlamsel.com ) – Gelombang ke 4 Bimbingan Teknis (Bimtek), anggota Kelompok Penyelengara Pemungutan Suara (KPPS) Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, dibekali penguatan pengetahuan penggunaan aplikasi Sistem Rekapitulasi (SIREKAP).
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Kahai Beach Resort Batu Balak, Senin (29/1/2024) itu, di ikuti oleh ratusan anggota KPPS se-Kecamatan Rajabasa.
Hadir sebagai Pemateri, anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kecamatan Rajabasa.

Yeni Devia Sari (24) anggota KPPS Desa Kota Guring mengatakan, proses Pemilu 2024 ini menurutnya sangat detail.
Sebab, para anggota kpps dibekali banyak pengetahuan melalui Bimtek. Mulai dia menyebut, diantaranya pemantapan mengenai Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi), Kode Etik, Kode Perilaku yang berpedoman peraturan dan perundang undangan.
Disamping itu, Pemilu tahun 2024 ini, Yeni Devia Sari menilai, keberadaan penggunaan aplikasi Sistem Rekapitulasi (Sirekap), sangat membantu petugas dalam proses transparansi kepada publik.
” Saya anggota kpps juga pada pemilu 2020 lalu. Tapi tidak ada bimtek sedetail ini. Sekarangkan ada aplikasi Sirekap. Jadi kita lebih memahami manfaat di dalamnya. Kita lebih mengetahui juga secara teknisnya. Ini sangat membantu,” ungkapnya kepada siarlamsel.com, usai kegiatan.

Ditempat yang sama, Fajriyana (31) anggota KPPS Desa Sukaraja, Kecamatan Rajabasa menambahkan, aplikasi sirekap digunakan pada waktu proses penghitungan selesai.
” Kitakan ada pengisian forms C hasil. Contoh, berapa jumlah dpt perempuan dan laki laki dan lainnya. Setelah pengisian selesai, kemudian di poto dan di upload menggunakan aplikasi sirekap,” imbuhnya.
Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Terbuka (UT) Kelompok Belajar (Pokjar) Sidomulyo itu mengaku, melalui Bimtek tersebut, baik pengetahuan dan wawasannya tentang alur hingga tupoksi kpps lebih meningkat.
Dia berharap, melalui Bimtek tersebut, ” Pemilu tahun 2024 dapat berjalan lancar,” harapnya.

Sebagai informasi, setidaknya pada Kamis 25 Januari 2024, lalu tercatat sebanyak 518 orang petugas KPPS Kecamatan Rajabasa dari 16 Desa yang ada telah resmi dilantik.
Sementara, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 74 dan Jumlah kotak surat suara berjumlah 370 kotak, tersebar di 74 TPS.
Dilanjutkan, pada Jumat 26 – Senin 29 Januari 2024, Bimtek mekanisme atau alur pemungutan dan penghitungan suara. Ditambah penguatan penggunaan aplikasi SIREKAP.

Hal itu diungkapkan Ketua PPK Kecamatan Rajabasa Sopiansyah, ditengah sesi coffe break kepada siarlamsel.com.
Ia mengatakan, meski tidak sedikit pemilih pemula yang ramai ikut mendaftarkan diri sebagai anggota kpps pada pesta demokrasi tahun 2024 ini.
Para anggota KPPS Kecamatan Rajabasa secara garis besar kata dia, masih didominasi oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang sangat berpengalaman, yakni memiliki rekam jejak sebagai anggota KPPS di pemilu sebelumnya.
Mengingat hal tersebut, pihaknya optimis, perhelatan pemilu tahun 2024 akan berjalan kondusif.
Lebih lanjut dia menjelaskan, bimtek merupakan salah satu langkah KPU untuk menyamakan pemahaman tentang pemungutan dan penghitungan, sesuai peraturan dan perundang undangan yang berlaku.
Sopiansyah juga menekankan kepada para anggota kpps, bila menemui kejadian khusus di dalam TPS, anggota kpps disarankan untuk saling bersinergi dan berkoordinasi terlebih dahulu, sebelum memutuskan sesuatu.
” Karena, regulasi berubah. Karena, PKPU nya juga terbit yang baru. Harapannya, petugas KPPS dalam menjalankan tugasnya nanti, sudah sesuai dengan regulasi dan peraturan KPU RI yang baru,” pungkasnya. (Sfy)
Eksplorasi konten lain dari Media Siar Lampung Selatan
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Lainnya
Paluma Gelar Sosialisasi Early Warning System Berbasis Komunitas, Bencana Tsunami Selat Sunda
Paluma Nusantara Gelar Workshof Sistem Komunikasi Peringatan Dini Bencana Tsunami Selat Sunda
PWI Lamsel Solid Sambut Kepengurusan Baru