CANDIPURO ( siarlamsel.com ) – Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Kabupaten Lampung Selatan, menggelar Sosialisasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan Program Bantuan Pembangunan Rumah Bencana (BPRB), di Kecamatan Candipuro, Selasa (27/6/2023).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SD Negeri 1 Sidoasri, kecamatan setempat tersebut, dihadiri langsung oleh Kabid Perumahan Kabupaten Lampung Selatan Wayan beserta jajaran mewakili Kadis Perkim Kabupaten Lampung Selatan Dul Kahar.
Turut hadir, Camat Candipuro Achmad Solatan Nur Rohman, SE, Kepala Desa, serta puluhan orang para calon penerima program bantuan berasal dari 14 desa yang ada.

Mewakili Kepala Disperkim Kabupaten Lampung Selatan Dul Kahar, Kabid Perumahan Disperkim Lamsel Wayan mengatakan, disamping menggelar sosialisasi tentang program BSPS, langkah tersebut kata dia, juga merupakan sebuah wadah komunikasi.
Didalamnya, membahas tentang persoalan teknis pembangunan bersama para calon penerima manfaat, sebelum realisasi kegiatan dilaksanakan.
“ Kegiatan ini, sosialisasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), yang akan menerima bantuan dari pemerintah kabupaten lampung selatan. Jadi kami sosialisasi dengan para penerima bantuan ada SKnya. Ini semacam rebuk pemberitahuan teknis ketika akan dilaksanakan pembangunan nanti,” ungkapnya kepada siarlamsel.com, Selasa 27 Juni 2023.
Wayang menerangkan, program tersebut, merupakan program yang diinisiasi oleh Bupati Lampung Selatan Hi. Nanang Ermanto.
Dimana tujuan program tersebut menurut penjelasan Wayan, dalam rangka mengentaskan kemiskinan.
“ Artinya, standar rumah layak huni. Kita akan bedah rumah rumah yang tidak layak huni menjadi rumah layak huni. Mau kita (Pemerintah Lampung Selatan*), tidak ada lagi rumah tidak layak huni,” jelasnya.
Lebih Lanjut Kabid Perumahan Lampung Selatan itu menyebut, adapun kriteria RTLH diantaranya, rumah yang terbuat dari papan atau geribik. Lantai rumah masih tanah. Calon penerima manfaat, berpenghasilan rendah.

Meski demikian kata Wayan, program tersebut bersifat stimulan, dan harus dibarengi dengan adanya swadaya dari para penerima manfaat dalam realisasinya.
“ Program kita, bantuan stimulan perumahan swadaya (bsps). pelaksanaannya ada juga upaya gotong royong dari para penerima bantuan. Para penerima bantuan minimal sudah menyiapkan material seperti misalnya, batu, pasir dan bata,” katanya.
Dia berharap, melalui program bantuan stimulan itu, dapat merangsang semangat para penerima program bantuan, untuk bersungguh sungguh membangun hunian yang akan mereka tempati, dengan baik.
“ Harapan kami, penerima bantuan ini benar benar berupaya, agar membangun rumah mereka dengan bagus. Bukan hanya, mengandalkan dana rangsangan dari pemerintah saja,” ujarnya.
Menurut Wayan, saat ini, baik pemerintah pusat, provinsi dan daerah sedang berupaya, mengkebut realisasi program bantuan bedah rumah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi Rumah Layak Huni (RLH).
“ Harapan kami, melalui program ini, target kita selama lima tahun ini, sudah tidak ada lagi rumah tidak layak huni di kabupaten lampung selatan,” harapnya.
Bak gayung bersambut, program unggulan yang di kancah oleh Bupati Lampung Selatan Hi. Nanang Ermanto itu, mendapat beragam tanggapan positif dari berbagai kalangan yang hadir dalam kegiatan.
Salah satu diantaranya datang dari Kepala Desa Sinar Pasemah Hadi Mustofa. Ia mengatakan, program itu, selain dinilai bermanfaat, juga mampu membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan.
“ Artinya, program ini sangat bermanfaat, tentunya, kami sangat mengapresiasi dan mendukung,” singkat Hadi Mustofa.
Seperti, penuturan yang dikatakan oleh salah seorang penerima program bantuan RTLH menjadi RLH berasal dari Desa Cinta Mulya ini, Mbah Onah (60) namanya.
Wanita yang keseharian berprofesi sebagai buruh tani ini mengungkapkan rasa syukur dan terimakasih, atas adanya program tersebut.
Onah menilai, program itu sangat membantu dan bermanfaat baginya, yang selama puluhan tahun mendiami rumah tidak layak huni.
“ Sudah puluhan tahun dari bukaan tanah disini, rumah ibu geribik. Kepada pemerintah, saya berterima kasih sudah dibantu. Semoga bapak bapak yang jadi pejabat supaya jadi pejabatnya lama. Biar bisa membantu masyarakatnya lagi,” pungkasnya. (Sfy)
Eksplorasi konten lain dari Media Siar Lampung Selatan
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Lainnya
Paluma Gelar Sosialisasi Early Warning System Berbasis Komunitas, Bencana Tsunami Selat Sunda
Paluma Nusantara Gelar Workshof Sistem Komunikasi Peringatan Dini Bencana Tsunami Selat Sunda
PWI Lamsel Solid Sambut Kepengurusan Baru