LAMPUNG SELATAN ( siarlamsel.com ) – Camat Sidomulyo, Lampung Selatan (Lamsel) Rohidin, S, Sos, didampingi Kepala Desa Sukamarga Siadiantori bersama perwakilan PT. Optima Nusa Tujuh (ONT) pada Sabtu siang (12/4/2025), mengecek sejumlah rumah warga terdampak blasting di Dusun IV Sudul, Desa Sukamarga kecamatan setempat.
Rohidin dengan tegas mendesak pihak perusahaan seyogianya untuk mencari solusi konkret, bagaimana meminimalisir dampak dari kegiatan blasting yang dilakukan.
Sehingga, diharapkan tidak ada lagi peristiwa serupa mendera kerugian dari pihak warga, selama perusahaan tambang batu itu beroperasi.
Selain itu, langkah tersebut menurutnya, salah satu upaya tepat untuk mengantisipasi timbulnya polemik tengah warga yang kesal, yang bakal berakibat memantik ketidakteraturan lingkungan.
” Sebab, menurut informasi yang saya terima dari Kades, kejadian ini sudah terjadi berkali kali. Sehingga warga mengalami trauma. Kerugian bukan hanya sebatas material saja, melainkan immaterial juga. Saran dari saya, supaya aktivitas perusahaan tetap berjalan dan masyarakat nyaman, ini harus ada solusinya segera,” tegasnya.
Disamping, Camat Sidomulyo itu juga meminta kepada pihak perusahaan, untuk segera melakukan perbaikan rumah warga yang terdampak.
Hal itu disampaikan Rohidin pada saat melakukan pertemuan antara pihak kecamatan, desa, masyarakat dan perwakilan PT. ONT, di kediaman Kepala Dusun (Kadus) IV Sudul, Desa setempat, sebelum mengecek rumah warga yang diduga kuat terdampak aktifitas blasting.

Hasil pengamatan bersama dilokasi, setidaknya ada 11 rumah dan satu bangunan masjid teridentifikasi mengalami kerusakan dengan kondisi konstruksi dinding bangunan retak retak.
Perwakilan PT. ONT Agus mengatakan, pada prinsipnya pihaknya siap bertanggungjawab. Dengan catatan, melalui hasil asesmen bersama nanti, bila terbukti kerusakan rumah warga memang akibat dampak balasting.
” Jika hasil asesmen bersama memang terbukti, teknis penyelesaian seperti apa?, nanti akan kita bahasa kembali,” ungkapnya.

Dari hasil pertemuan, beberapa skema yang bakal diterapkan pada waktu pelaksanaan blasting batu.
Diantaranya, pihak PT. ONT akan menggunakan teknik peledakan terkendali. Guna meminimalisir getaran tanah dan kerusakan pada struktur disekitarnya.

Meski demikian, pihaknya berharap, pada saat pelaksanaan, baik pihak kecamatan dan desa dapat hadir, untuk mengkroscek dan mengevaluasi bersama.
” Untuk selanjutnya, teknis pengecekannya apakah kita cek dari rumah ke rumah apa seperti apa, saya serahkan ke pak camat dan pak kades,” imbuh Agus.
Sementara, Kepala Desa Sukamarga Siadiantori menyambut baik, sekaligus mengapresiasi niat baik yang ditunjukan oleh pihak PT. ONT. (Sfy)
Eksplorasi konten lain dari Media Siar Lampung Selatan
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Lainnya
Paluma Gelar Sosialisasi Early Warning System Berbasis Komunitas, Bencana Tsunami Selat Sunda
Paluma Nusantara Gelar Workshof Sistem Komunikasi Peringatan Dini Bencana Tsunami Selat Sunda
PWI Lamsel Solid Sambut Kepengurusan Baru