LAMPUNG SELATAN ( siarlamsel.com ) – Tebing setinggi 10 meter di Jalan Tanjakan Gelumpai Pesisir Rajabasa, Lampung Selatan (Lamsel), tepatnya di Desa Canggung Kecamatan Rajabasa, longsor, pada Selasa pagi, (22/4)2025).
Sesaat setelah menerima laporan, Camat Rajabasa Firdaus didampingi Sekcam (Suhendri_red) berkomunikasi bersama unsur TNI dan Polri, di ikuti aparatur desa setempat, mereka bergegas cek dan kroscek kelokasi.
Dia (Firdaus_red) mengatakan, demi kelancaran mobilitas warga dan pengguna jalan, longsoran tebing harus segera dibenahi. Langkah tersebut, menurutnya, salah satu upaya mengantisipasi musibah susulan terjadi, yang berpotensi mengancam keselamatan warga dan pengguna jalan.

Mengingat Jalan Tanjakan Gelumpai Pesisir Rajabasa itu, di himpit dua tebing terjal dengan kontur tanah yang labil. Ditambah, tebing diatasnya ditumbuhi pohon menjulang setinggi 12 meter.
” Ada laporan dari masyarakat. Tebing di Gelumpai longsor. Ini terjadi akibat curah hujan. Memang longsoran tanah sementara sedikit tidak terlalu parah. Tapi kalo kita biarkan terus menerus, berpotensi longsoran tanah lebih besar lagi,” ungkapnya kepada siarlamsel.com di lokasi.
Kendati terbilang baru lima hari menduduki posisi sebagai Camat, Interpersonal Firdaus nampak menonjol. Tak butuh lama lama, ia berinisiatif bermusyawarah bersama aparatur desa dan masyarakat pemilik lahan. Rencananya, tebing terjal tersebut, bakal dilakukan ekskavasi dan grading.
Dimana, penggunaan alat berat, difungsikan untuk mengikis tebing terjal dan membentuk kontur menjadi lebih landai. Selain itu, pohon besar yang menjulang tinggi di lokasi longsor, rencananya akan ditebang.
” Alhamdulilah pemilik lahan sudah mengizinkan lahannya akan di lakukan pengerukan tanpa ganti rugi. Kita segera bersurat kepada Bupati Lamsel Radityo Egi Pratama, permohonan untuk Dinas PU menurunkan alat berat ke lokasi,” katanya.

Lebih lanjut, ASN yang sebelumnya menduduki posisi sebagai Kepala Bidang (Kabid) di Disperindag Kabupaten Lampung Selatan itu mengatakan, pihaknya mengimbau kepada aparatur desa se-Kecamatan Rajabasa untuk menjaga kebersihan lingkungan.
” Sesuai program pak bupati, kebersihan lingkungan harus menjadi prioritas. Dalam rangka mencegah terjadinya bencana alam akibat hujan lebat. Yakni, banjir. Diantara pemicunya, siring dan drainase tersumbat sampah. Alhamdulilah program ini sudah mulai berjalan. Hari Jum’at melibatkan seluruh perangkat desa dan masyarakat, kita akan melaksanakan gotong royong serentak,” ujar Firdaus.
Sementara, Kepala Desa Canggung Suhairi mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan pihak kecamatan.
” Kami dari pemerintahan desa canggung sangat berterimakasih kepada pak camat yang sudah merespon cepat laporan longsor ini. Besar harapan kami, persoalan ini cepat ditanggulangi pihak Pemda. Supaya musibah alam ini tidak terjadi lagi. Sebab, longsoran ini sangat berpotensi menggangu aktifitas warga pengguna jalan,” harap Suhairi. (Sfy)
Eksplorasi konten lain dari Media Siar Lampung Selatan
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Lainnya
Paluma Gelar Sosialisasi Early Warning System Berbasis Komunitas, Bencana Tsunami Selat Sunda
Paluma Nusantara Gelar Workshof Sistem Komunikasi Peringatan Dini Bencana Tsunami Selat Sunda
PWI Lamsel Solid Sambut Kepengurusan Baru